Apa Itu Asesmen Murid di Platform Merdeka Mengajar?
Kesenjangan
pemahaman antara satu murid dengan murid lainnya seringkali terjadi di suatu
kelas. Hal tersebut bisa terjadi karena beberapa faktor, salah satunya
adalah level murid tersebut belum tepat dengan level atau capaian belajar
yang ditetapkan. Metode Teaching at the Right Level (Tarl) dapat
menjadi jawaban dari permasalahan tersebut. Sebab, TarL merupakan
pendekatan belajar yang tidak mengacu pada tingkat kelas, melainkan pada
tingkat kemampuan murid.
Berikut
hal-hal yang perlu disiapkan dan dilakukan guru dalam menerapkan metode TaRL:
1. Melalukan
asesmen kepada murid-murid di awal pembelajaran. Asesmen ini berfungsi untuk
mengetahui karakteristik, potensi, dan kebutuhan murid, agar guru tahu sampai
mana tahap perkembangan dan capaian belajar murid.
2.
Perencanaan pembelajaran. Setelah mengetahui hasil dari asesmen murid-murid,
guru dapat menyusun perencanaan proses pembelajaran yang sesuai, seperti
perangkat ajar apa yang digunakan, metode, hingga pengelompokan murid sesuai
tingkat kemampuan.
3. Tahap
pembelajaran. Pada tahap pembelajaran, guru juga perlu melakukan asesmen
secara berkala dalam rangka mengetahui proses perkembangan yang terjadi pada
murid. Selain itu, evaluasi pembelajaran di akhir juga merupakan hal yang
penting. Hal ini berfungsi untuk mengetahui ketercapaian tujuan pembelajaran
dan membantu merancang pembelajaran berikutnya.
Asesmen
Sebagai Penunjang TarL
Asesmen
adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengetahui
kebutuhan belajar, perkembangan, dan pencapaian hasil belajar peserta didik, yang
hasilnya kemudian digunakan sebagai bahan refleksi serta landasan untuk
meningkatkan mutu pembelajaran. Asesmen sangat penting dalam penerapan TarL.
Karenanya, platform Merdeka Mengajar menghadirkan Asesmen Murid agar
dapat membantu guru mendapatkan informasi dari proses dan hasil
pembelajaran murid.
Asesmen di
platform Merdeka Mengajar terdiri dari dua jenis, yaitu Asesmen
Pembelajaran dan Asesmen Kompetensi Minumum (AKM) Kelas.
Asesmen
Pembelajaran
Digunakan
guru sebagai umpan balik pembelajaran dan mengukur pencapaian hasil
belajar murid terhadap mata pelajaran tertentu. Asesmen pembelajaran
dapat dilakukan di awal, tengah, maupun akhir proses pembelajaran.Berisi
kumpulan dokumen asesmen berdasarkan fase dan mata pelajaran (seperti
Matematika, Bahasa Indonesia, dll), yang dilengkapi dengan Capaian Pembelajaran
dan Tujuan Pembelajaran. Dapat diunduh oleh guru sebagai pedoman
asesmen.

Asesmen
Kompetensi Minumum (AKM) Kelas
Digunakan sekolah sebagai pelaporan hasil belajar untuk mengevaluasi dan meningkatkan kualitas pembelajaran dan mengukur literasi membaca dan literasi matematika (numerasi) yang setidak-tidaknya harus dimiliki murid agar dapat berfungsi secara produktif dalam kehidupan. Berisi kumpulan paket soal yang telah dipetakan berdasarkan fase dan jenis asesmen diagnostik (literasi dan numerasi). Dapat dibagikan kepada murid secara daring (online) maupun luring (offline)








